photo OpsAntikSiak2017_zpsya39r8ml.jpg
 photo Kerjanyata_zpszq53wocv.png
 photo Posting Blog_zpsdudd06jj.jpg
 photo Posting Blog 2_zpsizk3z5yz.jpg

Keluarga Besar Badan Narkotika Nasional Kabupaten Kuantan Singingi

Kepala Badan Narkotika Nasional Kabupaten Kuantan Singingi, Wim Jefrizal,SH.

Jumat, 24 Februari 2017

Sukseskan Ops Antik Siak 2017

Kita tingkatkan sinergitas dalam memberantas tindak pidana 
peredaran dan penyalahgunaan narkoba di wilayah Riau

Kamis, 16 Februari 2017

BNNK KUANSING SEBARKAN INFORMASI DAN EDUKASI BAHAYA NARKOBA DI KECAMATAN PANGEAN

TELUK KUANTAN. Badan Narkotika Nasional Kabupaten Kuantan Singingi terus berupaya menyebarkan informasi tentang Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) serta memberi edukasi bahaya narkoba kepada masyarakat. Kali ini BNNK Kuansing mengadakan kegiatan Komunikasi, Informasi dan Edukasi (KIE) P4GN melalui Media Konvensional kepada Kelompok Masyarakat Kecamatan Pangean pada Sabtu (11/02). Kegiatan yang dikemas dalam bentuk pagelaran seni budaya ini melibatkan Tokoh Masyarakat Kecamatan Pangean, Unsur BPD, Pengurus Randai Pangean serta masyarakat yang berjumlah 40 orang.

Dalam sambutannya Kepala BNNK Kuansing menjelaskan maksud dan tujuan diadakannya kegiatan ini. Kepala berharap seluruh masyarakat Pangean mengerti dan memahami dampak serta bahaya penyalahgunaan narkoba. Dibutuhkan seluruh partisipasi masyarakat untuk dapat menangkal masuknya peredaran gelap narkoba di wilayah Kecamatan Pangean, ujar Kepala.

Hadir sebagai narasumber Kasi Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat BNNK Kuansing Rina Astuti, Amd. Kep. Narasumber memaparkan pentingnya pengetahuan tentang narkoba dimiliki oleh seluruh masyarakat. Dengan pengetahuan tersebut, diharapkan penyebaran narkoba yang sudah meresahkan dan merata diseluruh wilayah Kabupaten Kuantan Singingi dapat ditangkal sedini mungkin. Narasumber juga menjelaskan jenis-jenis narkoba baru yang banyak beredar saat ini serta efek penyalahgunaannya. Narasumber menghimbau masyarakat yang sudah terlanjur menyalahgunakan narkoba untuk dapat secara sukarela melaporkan diri kepada BNNK agar segera direhabilitasi. Kegiatan Komunikasi, Informasi dan Edukasi (KIE) P4GN melalui Media Konvensional merupakan salah satu program kerja BNNK Kuantan Singingi tahun anggaran 2017. Dengan kegiatan yang merupakan salah satu prioritas nasional ini, diharapkan informasi dan edukasi tentang bahaya narkoba dapat tersebar secara merata keseluruh lapisan masyarakat. (HUMAS)

Senin, 13 Februari 2017

PENCEGAHAN DINI BAHAYA NARKOBA DAN KONSEKUENSI HUKUM DI SMPN 3 INUMAN

TELUK KUANTAN. Hampir seluruh wilayah di Indonesia sudah terindikasi peredaran gelap narkoba dan telah menyentuh seluruh lapisan masyarakat. Pada dasar itulah Presiden RI Ir. Joko Widodo menyatakan Indonesia gawat darurat narkoba dan menyatakan perang terhadap segala bentuk penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba, beliau berharap seluruh lapisan berpartisipasi secara bersama-sama mencegah penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba. Sejalan dengan itu PK KNPI Kecamatan Inuman mentaja kegiatan Sosialisasi Narkoba dan Penyuluhan Hukum terkait P4GN kepada 150 orang siswa-siswi dan orang tua/wali murid di SMPN 3 Pulau Panjang Hulu Inuman (Kamis/9/2/17) dengan menggandeng BNNK Kuantan Singingi.

Kegiatan ini dihadiri Kepala BNNK Kuantan Singingi yang diwakili Kasi Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat BNNK Kuantan Singingi Rina Astuti, A.Md.Kep sekaligus sebagai narasumber, hadir juga seluruh unsur Pimpinan Kecamatan Inuman. Ketua KNPI Kecamatan Inuman Doni Aprilendra dalam sambutannya manyampaikan maksud dan tujuan kegiatan ini dilaksanakan adalah dengan dilatarbelakangi telah banyaknya prilaku menyimpang para remaja khususnya di Desa Pulau Panjang Hulu Kecamatan Inuman.

Kasi P2M BNNK Kuantan Singingi dalam paparannya menyampaikan materi terkait “Peran Orang Tua Terhadap Anak Dalam Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba Sejak Usia Dini”. Pada kesempatan tersebut Kasi P2M menjelaskan situasi penyalahgunaan narkoba yang memang semakin merajalela di Indonesia, di Lingkup Provinsi maupun dalam lingkup Kabupaten, khususnya Kabupaten Kuantan Singingi.

Kasi P2M Rina Astuti A.Md.Kep juga memaparkan jenis narkoba Golongan I, II dan III, efek atau dampak pemakaian narkoba, tanda-tanda dan prilaku penyalahguna narkoba, juga terkait rehabilitasi serta konsekuensi hukum bagi penyalahguna.

BNNK kuansing melalui Kasi Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat berharap, generasi muda, para orang tua dan seluruh lapisan masyarakat dapat menjalin sinergisitas untuk ikut andil dalam membantu pencegahan dan pemberantasan, penyalahgunaan dan peredarna gelap nerkoba khususnya institusi pendidikan di wilayah Kabupaten Kuantan Singingi. (Humas)

Jumat, 10 Februari 2017

INSPEKSI MENDADAK, BNNK KUANSING ADAKAN TES URINE TERHADAP 50 KARYAWAN PT. CITRA RIAU SARANA KABUPATEN KUANTAN SINGINGI

TELUK KUANTAN. Gencar upaya P4GN (Pencegahan dan Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba) di Kabupaten Kuantan Singingi, BNNK Kuansing laksanakan inspeksi tes urine mendadak terhadap 50 Karyawan PT. Citra Riau Sarana di Kecamatan Logas Tanah Darat (LTD) pada Senin (06/02/17). Pelaksanaan tes urine dipimpin langsung oleh Kepala BNNK Kuansing Wim Jefrizal, S.H dan dibantu 5 personil lainnya termasuk Dokter penanggungjawab Klinik Pratama BNNK Kuansing dr. Eka Yenny Inuman, M.H, Plt. Kasi Pemberantasan Yenny Rahayuningdyah, SY, S.H, Plt. Kasi Rehabilitasi Gusti Rahmad, SKM dan 2 (dua) orang staf petugas screening.

Kegiatan yang dilakukan berdasarkan surat permohonan PT. Citra Riau Sarana Kabupaten Kuantan Singingi Nomor : 32/CRS-GEM/II-2017 bertujuan untuk memberikan gambaran kepada Pimpinan PT. Citra Riau Sarana terkait kondisi maupun komitmen seluruh karyawan untuk bebas dari penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba. Kedatangan Tim BNNK Kuansing diawali dengan penyampaian sambutan dari Pimpinan PT. CRS. Sutrisno selaku GEM berharap inspeksi tes urine mendadak ini akan mengantisipasi tindak penyalahgunaan narkoba khususnya di lingkungan karyawan atau staf PT. Citra Riau Sarana Kabupaten Kuantan Singingi. Selanjutnya, Kepala BNNK Kuansing Wim Jefrizal, S.H menjelaskan tentang teknis pelaksanaan tes urine, penggunaan monotest (teskit narkoba) yang terdiri dari 5 (lima) parameter serta penegasan sanksi hukum bagi karyawan yang terindikasi positif dalam melakukan penyalahgunaan narkoba.

Berdasarkan hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh petugas screening Endang Hoetami A.Md.Kep terhadap 50 karyawan PT. CRS Kabupaten Kuantan Singingi, seluruh karyawan tidak terindikasi adanya penyalahgunaan narkoba. Dalam hal ini, Kepala BNNK Kuansing Wim Jefrizal S.H mengapresiasi tindakan pimpinan yang sepakat dalam menjalin koordinasi untuk melakukan pemeriksaan urine secara mendadak. Kepala juga menegaskan bahwa hendaknya kegiatan ini dapat terus dijalankan guna menjalin silaturrahim dan bersama-sama menegakkan gerakan Stop Narkoba. Pelaksanaan kegiatan diakhiri dengan pemasangan stiker Stop Narkoba dan fhoto bersama sebagai bentuk sinergisitas kampanye Stop Narkoba. (Humas)

Selasa, 07 Februari 2017

GENCAR P4GN, BNNK KUANSING GELAR PEMBANGUNAN BERWAWASAN ANTI NARKOBA KEPADA KELOMPOK MASYARAKAT

TELUK KUANTAN. Sukses kegiatan Asistensi Penguatan Pembangunan Berwawasan Anti Narkoba di Institusi Pendidikan beberapa waktu lalu, BNNK Kuansing kembali gelar kegiatan Asistensi Penguatan Pembangunan Berwawasan Anti Narkoba Kepada Kelompok Masyarakat. Kegiatan yang ditaja oleh seksi Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat dilaksanakan pada Kamis (02/2) bertempat di Ruang Pertemuan Rumah Makan Sederhana Teluk Kuantan. Adapun peserta kegiatan ini berjumlah 30 orang terdiri dari Pengurus Gabungan Organisasi Wanita (GOW) dan Pengurus TP. PKK Kabupaten Kuantan Singingi.

Hadir pada kegiatan, Ketua GOW Kabupaten Kuantan Singingi Hj. Yuni Warti Halim. Bertindak sebagai narasumber kegiatan ini Kepala BNNK kuantan Singingi Wim Jefrizal, S.H, Kasi Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat BNNK Kuantan Singingi Rina Astuti, A.Md.Kep dan Sekretaris TP. PKK Kabupaten Kuantan Singingi Surmayanti, SE.,ME.,Sy. Dalam materinya Kepala BNNK Kuantan Singingi Wim Jefrizal, S.H menjelaskan Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, pemahaman tentang kebijakan asistensi kepada kelompok masyarakat serta penjelasan tentang tujuan pembangunan berwawasan anti narkoba. Kepala menegaskan bahwa salah satu tujuan diadakannya kegiatan ini yakni untuk meningkatkan komitmen dan sinergisitas seluruh komponen masyarakat dalam upaya penanganan permasalahan narkoba melalui program pembangunan berwawasan anti narkoba. Disamping itu, Kasi P2M BNNK Kuantan Singingi Rina Astuti, A.Md.Kep dalam materinya menyampaikan penjelasan tentang asistensi, paparan terkait narkotika golongan I, II dan III serta penyampaian tentang rehabilitasi penyalahguna narkoba. Kasi P2M berharap kegiatan ini dapat mendorong kelompok masyarakat sebagai perpanjangan tangan BNNK Kuantan Singingi dalam upaya P4GN. Selanjutnya dalam paparan Sekretaris TP. PKK Kabupaten kuantan Singingi diantaranya menyampaikan dukungan terhadap gerakan Kampanye Stop Narkoba dalam rumah tangga dan lingkungan masyarakat serta menjelaskan tentang peran dan fungsi TP. PKK dalam upaya Pencegahan dan Peredaran Gelap Narkoba.


Kegiatan ini menghasilkan kesepakatan bersama yakni membentuk kader penggiat anti narkoba di GOW dan TP. PKK Kabupaten Kuantan Singingi, mendukung sinergisitas dalam bentuk kegiatan dalam rangka P4GN, melakukan kegiatan P4GN di lingkungan masyarakat baik secara bersama-sama dengan BNNK Kuantan BNNK Kuantan Singingi maupun secara mandiri, mendukung dan mendorong program rehabilitasi untuk melaporkan secara sukarela ke BNNK Kuantan Singingi serta mendukung dan mendorong upaya penegak hukum untuk melakukan pemberantasan peredaran gelap narkoba di Kabupaten Kuantan Singingi. (Humas)