kerjanyata
 photo Posting Blog_zpsdudd06jj.jpg
 photo Posting Blog 2_zpsizk3z5yz.jpg

Keluarga Besar Badan Narkotika Nasional Kabupaten Kuantan Singingi

Kepala Badan Narkotika Nasional Kabupaten Kuantan Singingi, Wim Jefrizal,SH.

Jumat, 16 Desember 2016

PENCEGAHAN DINI BAHAYA PENYALAHGUNAAN NARKOBA, BNNK KUANSING LAKUKAN EDUKASI KEPADA SISWA-SISWI DI SEKOLAH DASAR

TELUK KUANTAN. Maraknya permasalahan penyalahgunaan Narkoba khususnya Bahan Adiktif Lem serta penyalahgunaan obat batuk merek Komix di lingkungan Sekolah Dasar. BNNK Kuantan Singingi mengambil langkah cepat guna mengantisipasi penyalahgunaan Lem dan Obat Batuk ini, karena ini merupakan gerbang menuju penyalahgunaan Narkotika. Tahap awal ini hanya di lakukan untuk Sekolah Dasar yang berada di Kecamatan Kuantan Tengah. Tim Penyuluh BNNK Kuansing yang di turunkan melakukan edukasi dan membawakan game-game yang menarik kepada seluruh siswa-siswi dari kelas 1 sampai kelas 6.

Kita semua berharap pencegahan dini bahaya penyalahgunaan Narkoba ini tidak di bebankan saja kepada BNN, tapi menjadi tanggungjawab kita bersama. Baik itu pemangku kebijakan, para tanaga pendidik, orang tua, dan tokoh masyarakat. Sehingga dengan bersama-sama kita bisa menekan bahaya penyalahgunaan Narkoba ini. (Humas)

Jumat, 04 November 2016

BNNK KUANTAN SINGINGI SENAM EROBIK BERSAMA DENGAN PENGGIAT ANTI NARKOBA LINGKUNGAN MASYARAKAT


TELUK KUANTAN. Kepala BNNK Kuantan Singingi dan segenap pegawai malaksanakan Senam Erobik Bersama dengan para Penggiat Anti Narkoba di Lingkungan Masyarakat pada Kamis, 03 November 2016 yang bertempat di halaman Kantor BNNK Kuantan Singingi.

Setelah senam bersama dilanjutkan dengan penyerahan Sertifikat Penggiat Anti Narkoba Lingkungan Masyarakat oleh Kepala BNNK Kuantan Singingi secara simbolis dan juga penyerahan stiker serta poster.

Jumat, 21 Oktober 2016

MAKSIMALKAN PENCAPAIAN DISEMINASI INFORMASI P4GN KEPADA PEKERJA, BNNK KUANSING GELAR MONEV DI AGUNG TOYOTA TELUK KUANTAN



TELUK KUANTAN. Kegiatan Diseminasi Informasi Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) kepada kelompok pekerja merupakan salah satu cara efektif untuk membentengi lingkungan kerja dari dampak penyalahgunaan dan peredaraan gelap narkoba. Untuk memastikan kegiatan tersebut mencapai hasil yang diharapkan, pada hari Jumat (21/10/2016) di Ruang Pertemuan Agung Toyota Teluk Kuantan, BNNK Kuansing melaksanakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (monev). Kegiatan monev kali ini dihadiri oleh 20 orang peserta yang merupakan pegawai internal Agung Toyota Teluk Kuantan.

Dalam sambutannya Kepala BNNK Kuansing Wim Jefrizal, S.H. berharap seluruh peserta kegiatan mampu menyebarluaskan informasi tentang bahaya narkoba kepada lingkungan kerja khususnya di Agung Toyota Teluk Kuantan. Dengan telah diadakannya kegiatan Diseminasi Informasi P4GN beberapa waktu yang lalu, tinggal implementasi dari ilmu yang didapatkan peserta kepada pegawai lain yang tidak mengikuti kegiatan, kepada keluarga serta masyarakat di lingkungan tempat tinggal peserta. 
 
Wim Jefrizal, S.H. juga bertindak sebagai narasumber dalam kegiatan ini. Dalam pemaparannya, narasumber menjelaskan maksud dan tujuan diadakannya monev serta pentingnya kegiatan monitoring dan evaluasi untuk memastikan program yang dilaksanakan telah berjalan sesuai dengan perencanaan dan prosedur yang telah ditetapkan. Narasumber juga menjelaskan alur proses kegiatan dari perencanaan sampai impact/dampak yang dihasilkan. Dari hasil evalusi diharapkan menjadi bahan bagi perbaikan serta perencanaan kegiatan kedepannya. 
Para peserta kegiatan diberi keleluasaan untuk memberikan masukan, saran serta kritikan membangun yang dituangkan dalam kuisioner. Diharapkan dengan adanya masukan dari peserta yang mewakili kalangan pekerja swasta di Kabupaten Kuantan Singingi, penyusunan program P4GN khususnya Diseminasi Informasi P4GN kedepannya akan dapat direncanakan dengan matang dan sukses dalam pelaksanaannya. (HUMAS)

Rabu, 12 Oktober 2016

Selamat Hari Jadi Kabupaten Kuantan Singingi yang ke- 17


Rabu, 05 Oktober 2016

BNNK KUANSING TAJA KEGIATAN TRAINING of TRAINER (TOT) PENGGIAT ANTI NARKOBA DI LINGKUNGAN MASYARAKAT

TELUK KUANTAN. Sukses pelaksanaan kegiatan Workshop Pengembangan Kapasitas Pemberdayaan Penggiat Anti Narkoba di Lingkungan Masyarakat beberapa waktu yang lalu. BNNK Kuantan Singingi mantapkan Penggiat Anti Narkoba di Lingkungan Masyarakat dengan kegiatan Pengembangan Kapasitas Training of Trainer (TOT) yang dilaksanakan pada hari Rabu s/d kamis (28-29/09/2016) yang bertempat di Kuantan Hotel Teluk Kuantan. Hadir sebanyak 20 orang peserta terdiri dari 10 orang Ketua BPD dan 10 orang Ketua Pemuda dari 10 Desa yang di pilih secara acak oleh BNNK Kuantan Singingi khususnya seksi Pencegahan dan pemberdayaan masyarakat.

Kegiatan Pengembangan Kapasitas Training of Trainer (TOT) ini menghadirkan 7 orang narasumber. Pada hari pertama yaitu H.M Refendi Zukman, S.Sos, M.Si Kabag Pemerintahan Umum Setda Kab. Kuantan Singingi dengan Materi “Kebijakan Pemerintahan Daerah dalam Memfasilitasi Pembentukan Penggiat Anti Narkoba di Lingkungan Masyarakat Terkait P4GN”, Wim Jefrizal, S.H Kepala BNNK Kuantan singing dengan materi “Pemahaman Training of Trainer (TOT)” , Agus Iswanto, S.STP Kasubbid Pengembangan Kelembagaan Desa dan Kelurahan BPMPKB dengan materi “Memaksimalkan Fungsi Kelembagaan Desa dan Kelurahan dalam Mendorong Terbentuknyan Penggiat Anti Narkoba di Lingkungan Masyarakat”, Shanti Evi Dimeti, S.H Kabid Ketentraman dan Ketertiban Umum Satpol PP Kab. Kuantan Singangi dengan materi “Peran dan Kebijakan Satpol PP dalam Penanganan PEKAT terkait P4GN di Wilayah Kabupaten Kuantan Singingi”.

Sedangkan narasumber hari kedua yaitu H. Masrul Hakim, M.Pd I Kasi Pendidikan agama dan Keagamaan Kemenag Kab. Kuantan Singingi dengan materi “Pembentukan Karakter Keagamaan Penggiat Anti Narkoba di Lingkungan Masyarakat terkait P4GN”, Herman Susilo, S.Sos, M.Si Staff Bagian Pemerintahan Umum Setda Kab. Kuantan Singingi lanjutan materi “Kebijakan Pemerintah dalam Memfasilitasi Pembentukan Penggiat Narkoba di Lingkungan Masyarakat”, Rina Astuti, Amd.Kep Kasi Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat BNNK Kuantan Singingi dengan materi “ Rehabilitasi Pecandu Narkoba”.

Kegiatan Pengembangan Kapasitas Training of Trainer (TOT) ini dikemas dengan sangat baik dengan menampilkan materi-materi dan game-game yang menarik oleh para narasumber. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan dan memantapkan pemahaman peran dan fungsi para Penggiat Anti Narkoba di Lingkungan Masyarakat terhadap program-program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN). Pada sesi dialog interaktif para peserta sangat antusias mengajukan pertanyaan maupun saran kepada para narasumber. Kami berharap kepada seluruh stake holder terkait secara bersama-sama bersatu padu mencegah dan memberantas penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba, baik itu TNI, POLRI, BNN, Kejaksaan, Pemerintah Daerah maupun seluruh lapisan masyarakat. Karena pada saat ini hampir di seluruh desa sudah terindikasi penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba, bahkan ada yang secara terang-terangan menggunakan narkoba tersebut, “ujar salah satu peserta dalam penyampaian pesan dan kesannya di akhir kegiatan.

Badan Narkotika Nasional Kabupaten Kuantan Singingi berharap kepada seluruh Penggiat Anti Narkoba khususnya di Lingkungan Masyarakat, dengan rangkaian kegiatan yang dikuti dapat menambah wawasan dan dapat di aplikasikan dimasing-masing wilayah kerjanya. Apabila kita semua saling bekerjasama memberantas penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba sehingga tidak ada kata tidak mungkin wilayah kita menjadi lingkungan Masyarakat bebas narkoba. (Humas)