Rabu, 11 Maret 2015

BNNK KUANSING GELAR ADVOKASI P4GN DI LEMBAGA PENDIDIKAN


Teluk Kuantan - Peredaran narkoba diketahui sudah merambah ke mana saja. Selain di tempat umum, barang haram ini juga sudah masuk ke dunia pendidikan, dalam hal ini lembaga pendidikan.

Selain sudah masuk ke perguruan tinggi dan pendidikan menengah, narkoba juga dideteksi telah masuk ke pendidikan tingkat pertama hingga ke sekolah dasar. Untuk mengantisipasi hal tersebut, advokasi sangat diperlukan. Advokasi diperlukan untuk melakukan tindakan cepat guna mempersempit dan memperkecil ruang peredaran dan penyalahgunaan narkoba di lingkungan sekolah terutama dikalangan pelajar. Ini diperlukan kerja sama semua elemen menangani permasalahan narkoba baik sekolah, pemangku kebijakan Dinas Pendidikan dan BNN sendiri untuk mendapatkan pembelaan dan merumuskan kebijakan sekolah dalam mendukung sekolah bebas narkoba di Kabupaten Kuantan Singingi.

Sesuai dengan amanah UU No. 35 Tahun 2009, Pasal 104 dan 105 ditegaskan bahwa Masyarakat mempunyai kesempatan yang seluas-luasnya untuk berperan serta membantu pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika dan prekursor narkotika serta Masyarakat mempunyai hak dan tanggung jawab dalam upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN), bahwa yang terlibat dalam usaha P4GN ini tidak hanya BNN melainkan seluruh jajaran pemerintahan dan masyrakat dan juga termasuk didalamnya lingkungan pendidikan yakni siswa/pelajar. Sejalan dengan ini BNNK Kuansing akan mendorong seluruh elemen di Kuantan Singingi untuk aktif mengimplementasikan kebijakan P4GN di masing-masing sekolah salah satunya, mengandeng SMA Negeri 1 Kuantan Mudik menggelar advokasi P4GN di lingkungan pendidikan, selasa (10/3/15). Turut hadir dalam kegiatan ini kepala sekolah yang diwakili waka kurikulum Drs. Andri, waka Kesiswaan Ir. Israti, MM, kami menyambut baik dan membantu serta mendukung program-program yang dilakukan BNN yang melibatkan pelajar SMA Negeri 1 Kuantan Mudik, “Ujarnya. 

Kegiatan advokasi ini dibuka secara lansung Kepala BNNK Kuantan Singingi Wim Jefrizal, SH yang menyampaikan tentang indonesia darurat narkoba, gerakan stop cuek, kebijakan program rehabilitasi 100.000 pengguna narkoba bidang P4GN. Turut serta dalam penyampaian advokasi ini Dinas Pendidikan yang diwakili Sekretaris Dinas Pendidikan Jupirman, S.Pd. menyampaikan terkait pemahaman bahaya narkoba, cara melepaskan dari bahaya narkoba di kalangan pelajar serta memerlukan kerjasama baik siswa, guru, maupun dinas pendidkan. Untuk itu diperlukan kerjasama mendukung program P4GN di sekolah dengan kesepakatan dan kebijakan yang berkelanjutan dengan pihak BNN maupun kepolisian, ” Ujarnya. 

Apresiasi dialog interaktif siswa dengan narasumber terhadap advokasi yang digelar berjalan antusias dengan banyaknya sesi tanya jawab pada narasumber. Kelanjutan dari hasil dialog ini tertuang juga dalam kesepakatan yang dibuat penyebarluasan informasi, test urine, rehabilitasi dan kelanjutan pembentukan satgas dilingkungan sekolah terkait P4GN. Untuk menguatkan kerjasama ini dilakukan penandatanganan Mou dengan pihak sekolah dalam mendukung kebijakan P4GN agar tercipta lingkungan sekolah bebas narkoba.

0 komentar:

Poskan Komentar