Selasa, 24 Maret 2015

DARURAT NARKOBA, BNNK KUANSING TAJA FGD DI KALANGAN PELAJAR


TELUK KUANTAN. Dengan ditetapkannya Indonesia Darurat Narkoba di Indonesia, mengharuskan seluruh komponen negeri untuk berperan aktif dalam upaya P4GN. Termasuk di dalamnya lingkungan pendidikan yang dalam perannya menyiapkan generasi penerus bangsa. Menyadari hal tersebut, BNN Kabupaten Kuantan Singingi mengambil kebijakan untuk menguatkan lingkungan pendidikan di Kabupaten Kuantan Singingi. Mulai dari tingkat dasar sampai tingkat pendidikan tinggi. Dengan penguatan ini, diharapkan dapat mempersempit ruang gerak penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba khususnya di kalangan pelajar. Data BNN bekerja sama dengan Puslitkes UI (2011) menyatakan bahwa 90% kelompok coba pakai adalah pelajar.


Sebagai aksi nyata dari kebijakan yang telah ditetapkan, Badan Narkotika Nasional Kabupaten Kuantan Singingi kembali menggelar kegiatan Focus Group Discussion (FGD), Selasa (24/2). Dengan tema “Pemberdayaan Lingkungan Pelajar SLTA Bebas Narkoba”. Kegiatan dilaksanakan di aula SMA Negeri 1 Teluk Kuantan dengan peserta 20 orang siswa-siswi. Dalam kegiatan FGD ini menghadirkan 2 orang narasumber yaitu Rina Astuti, Amd. Kep (Kasi Penecegahan BNN Kab. Kuantan Singingi) dengan materi Narkoba dalam perspektif kesehatan dan narasumber kedua yaitu Masrul Hakim, M.Pd.I (Kementerian Agama Kab. Kuantan Singingi) dengan pembahasan materi Perspektif Narkoba dalam pandangan Agama Islam. 


Kegiatan FGD ini dibuka oleh kepala BNN Kab. Kuantan Singingi Wim Jefrizal, SH. Dalam arahannya menyampaikan tentang maksud dan tujuan kegiatan Focus Group Discussion (FGD), diantaranya pemberian informasi P4GN, peran serta lingkungan sekolah di bidang P4GN serta perlunya peningkatan pengawasan dilingkungan sekolah terhadap P4GN. Kemudian kelanjutan dari kegiatan ini akan ditunjuk 10 orang peserta untuk menjadi Satgas Narkoba yang akan digabungkan dari berbagai sekolah, kemudian akan diberikan pembekalan oleh BNN Kab. Kuantan Singingi sebelum ditugaskan. Ini bermaksud untuk perpanjangan tangan kita memberikan informasi tentang bahaya penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba dilapangan khususnya dilingkungan pendidikan. “Ujarnya”. Kemudian dalam sambutan pihak sekolah yang diwakili oleh Waka Kurikulum Rohandi, S.Pd, mengucapkan terima kasih kepada BNN Kab. Kuantan Singingi yang telah menunjuk sekolahnya dalam kegiatan FGD ini. Kami sangat mendukung dan berkomitmen membantu kegiatan-kegiatan BNN ini, Paparnya”.


Kegiatan FGD ini di akhiri dengan diskusi yang menghasilkan kesimpulan bahwa penyalahgunaan narkoba harus dicegah dan semua elemen harus bekerjasama dalam mengantisifasi peredaran dan penyalahgunaan narkoba di lingkungan sekolah. Kemudian ditekankan kepada pihak sekolah mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk mencegahnya. Untuk penyelarasan dengan kebijakan BNN, pihak sekolah akan terus berkoordinasi dengan BNN Kabupaten Kuantan Singingi agar kebijakan yang diambil bisa terus termonitor dengan baik. Sehingga lingkungan sekolah bebas narkoba bisa tercapai. (RP)

0 komentar:

Poskan Komentar