Rabu, 22 April 2015

Dalam Pidato Pembukaan KAA, Presiden Nyatakan Perang Terhadap Narkoba

Konferensi Asia Afrika secara resmi dibuka Presiden RI, Joko Widodo, Rabu (22/4), di Jakarta. Dalam pidatonya, Jokowi mengatakan tiga hal penting akan dibahas, antara lain, kesejahteraan, solidaritas dan stabilitas internal dan eksternal. 

Dalam konteks kesejahteraan, Jokowi mengatakan pentingnya kerja sama negara-negara Asia-Afrika dalam mengentaskan kemiskinan, meningkatkan pendidikan dan layanan kesehatan, meningkatkan ilmu pengetahuan dan teknologi serta memperluas lapangan kerja. 

Hal kedua, masalah solidaritas. Mantan Gubernur DKI ini juga mengatakan tentang pentingnya peningkatan perdagangan investasi di antara negara Asia Afrika dengan cara membangun kerja sama ekonomi dan saling membantu dalam konektivitas pelabuhan-pelabuhan, bandara, dan jalan. 

“Indonesia akan bekerja menjadi jembatan maritim yang menghubungkan kedua benua”, ungkap Jokowi. 

Hal ketiga yang tak kalah pentingnya adalah masalah stabilitas internal dan eksternal. Jokowi menyoroti dua ancaman serius seperti radikalisme ISIS yang masih merebak dan juga bahaya penyalahgunaan dan peredaran narkoba. 

“Kita harus melindungi hak-hak rakyat kita. Kita harus menyatakan perang pada narkoba yang menghancurkan masa depan anak-anak kita”, beber Jokowi dalam pidato yang menuai apresiasi dari peserta KAA.

0 komentar:

Posting Komentar