Rabu, 17 Juni 2015

HIMBAUAN BADAN NARKOTIKA NASIONAL KABUPATEN KUANTAN SINGINGI

Peredaran gelap narkoba di Indonesia sangat mengkhawatirkan, tidak satupun wilayah di Indonesia terbebas dari narkoba termasuk Kabupaten Kuantan Singingi, sehingga presiden Republik Indonesia Jokowi menyatakan bahwa Indonesia berada dalam keadaan “Darurat Narkoba”. Peredaran gelap narkoba dipengaruhi oleh permintaan pasar, semakin banyak permintaan maka peredaran gelap nakoba juga akan semakin meningkat. Perlu upaya untuk menekan permintaan dari pengguna ataupun pecandu melalui upaya pencegahan dan rehabilitasi sehingga permintaan menjadi turun dan peredarannya menjadi berkurang dan diharapkan tidak ada sama sekali. 


Penggunaan Narkoba apapun jenisnya dapat mengakibatkan berbagai macam kerugian Sebagai berikut  :

Dari sisi Kesehatan narkoba dapat mengakibatkan kerusakan pada organ tubuh seperti kerusakan Jantung, Hati, Paru-paru, terutama kerusakan fungsi syaraf otak yang pada akhirnya mengakibatkan kematian.

Dari sisi Sosial, Pengguna / Pecandu Narkoba pasti mendapatkan hukuman Sosial oleh komunitas masyarakat di sekitar tempat tinggalnya seperti dikucilkan, membatasi berhubungan atau kontak dengan yang bersangkutan bahkan secara ekstrim warga masyarakat akan mengusir yang bersangkutan untuk pindah tempat  tinggal.

Dari sisi ekonomi, Keluarga akan merasakan beban ekonomi yang cukup berat akibat Penyalahgunaan Narkoba karena Narkoba yang digunakan  harus di beli
dengan harga mahal dan pasti dilakukan berulang-ulang, hingga kecanduan.
sehingga biaya yang harus di keluarkan cukup besar.

Sehubungan dengan hal tersebut diatas, dengan ini kami menghimbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Kuantan Singingi Sebagai berikut :

1.     Kepada setiap Orang Tua, agar perduli terhadap Putra dan Putrinya. Pastikan bahwa mereka  tidak terlibat Narkoba, Seandainya terdapat hal-hal yang mencurigakan agar segera melaporkan ke “Badan Narkotika Nasional Kabupaten Kuantan Singingi” untuk dilakukan Asesmen dan konsultasi guna mengetahui status penggunaannya. Bagi orang tua yang mengetahui anaknya sebagai pengguna/pecandu dan tidak segera melaporkan ke BNN Kab. Kuantan Singingi dapat di kenakan dengan sanksi pidana kurungan paling lama 6 bulan atau denda paling banyak Rp. 1 juta (UU No. 35 Tahun 2009 Pasal 128 ayat 1).
2.     Kepada para Pengguna atau Pecandu Narkoba segeralah sadar bahwa apa yang dilakukan itu adalah perbuatan sia-sia yang hanya merugikan diri sendiri dan keluarga serta menghancurkan masa depan.
3.     Pegguna/pecandu yang melaporkan diri ke BNN Kab. Kuantan Singingi Tidak Akan Dipenjara serta akan dilakukan terapi rehabilitasi baik medis maupun sosial berupa layanan rehabilitasi rawat jalan dan rawat inap Gratis.
4.     Kepada para Pengedar Narkoba, diharapkan untuk segera Insaf dan bertaubat bahwa perbuatan yang saudara lakukan itu adalah ilegal dan dapat menghancurkan generasi penerus bangsa. Khusus Pengedar warga Negara Indonesia sadarlah bahwa secara tidak sadar saudara sudah di manfaatkan oleh pihak-pihak luar yang ingin menghancurkan Indonesia lewat Narkoba dan kami yakin bahwa saudara juga tidak ingin Indonesia hancur karena Narkoba.
5.     Kepada seluruh masyarakat di kabupaten Kuantan Singingi yang tercinta ini, marilah kita secara  bersama-sama memerangi Narkoba dengan cara perduli terhadap Keluarga dan lingkungan masyarakat di sekitar kita, bila menemukan penyalahgunaan dan peredaran gelap Narkoba diharapkan segera melaporkan kepada BNN Kab. Kuantan Singingi.

Demikian himbauan ini, semoga masyarakat Kabupaten Kuantan Singingi dilindungi Allah SWT dari bahaya penyalahgunaan dan peredaran gelap Narkoba, Amiin.

0 komentar:

Poskan Komentar