Rabu, 19 Agustus 2015

BNNK KUANSING SOSIALISASI DAMPAK NARKOBA ATAS UNDANGAN MAHASISWA KUKERTA UR DESA AIR EMAS

TELUK KUANTAN. Untuk mendukung program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN), mahasiswa KUKERTA Universitas Riau Desa Air Emas Kecamatan Singingi menggelar kegiatan sosialisasi dampak narkoba bagi pelajar dengan mengundang BNNK Kuantan Singingi sebagai narasumber, Rabu (19/8) di aula balai desa Air Emas. Turut hadir dalam kegiatan ini tokoh masyarakat desa Air Emas sekaligus anggota DPRD Kuansing Ahmad Muklis, Kepala Desa Air Emas Sutiyo serta Kasi Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat BNNK Kuansing Rina Astuti dan beberapa staf. 

Kepala Desa Air Emas Sutiyo menyambut baik kedatangan BNNK Kuansing, ini merupakan acara pertama kali yang dihadiri oleh BNN di desa Air Emas. Sutiyo berharap dengan acara ini dapat mencegah penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba di Desa Air Emas.
Dalam sambutannya, Ahmad Muklis mengapresiasi acara yang digagas oleh mahasiswa kukerta ini dan berharap kegiatan ini dapat bermanfaat bagi pelajar MTS dan MA Bahrul Ulum yang menjadi peserta. Acara sosialiasi semacam ini harus terus diadakan mengingat bahaya narkoba yang sudah mengkhawatirkan, ujarnya. Ahmad Muklis juga mengajak pecandu dan korban penyalahguna narkoba untuk melapor ke BNNK Kuansing agar segera dipulihkan dengan rehabilitasi. 

Sementara itu narasumber dari BNNK Kuansing Rina Astuti memaparkan tentang “pahami bahaya narkotika dan kenali penyalahgunanya”. Narasumber menekankan dampak buruk narkotika yang harus diketahui oleh pelajar sehingga mereka harus menjauhinya dan juga cara mengenali penyalahguna narkoba. Diakhir pemaparan narasumber menjelaskan tentang program rehabilitasi 100.000 pecandu narkoba yang sedang digalakkan oleh pemerintah. Para pecandu dan korban penyalahguna narkoba bisa melapor ke BNNK Kuansing dan akan direhabilitasi secara gratis, ujar narasumber. 

0 komentar:

Posting Komentar