Selasa, 20 Oktober 2015

GELAR TES URINE LAGI, BNNK KUANSING SASAR PEGAWAI INSPEKTORAT, RSUD DAN LAPAS TELUK KUANTAN

TELUK KUANTAN. TELUK KUANTAN. Badan Narkotika Nasional Kabupaten Kuantan Singingi kembali bergerak membangun sinergisitas dengan instansi pemerintah. Kali ini dengan menggelar tes urine di 2 (dua) instansi pemerintah daerah dan 1 (satu) instansi vertikal. 

Sebanyak 47 orang pegawai Inspektorat Kabupaten Kuantan Singingi, 31 orang pegawai RSUD Teluk Kuantan dan 22 orang pegawai Lapas Teluk Kuantan dilakukan pemeriksaan urine. Inspektur Kabupaten Hernalis, S.Sos menyampaikan ucapan terima kasih kepada BNNK Kuansing dan berharap kedepannya sinergisitas dan kerjasama antara Inspektorat dan BNNK Kuansing dapat terus terjalin. Karena sebagai pengawas internal pemerintahan kabupaten, inspektorat tidak hanya bertugas mengawasi jalannya pemerintahan kabupaten tetapi juga pembinaan pegawai yang profesional dan bebas dari penyalahgunaan narkoba. 

Senada dengan Inspektur Kabupaten, Direktur RSUD dr. David Oloan, Mars berharap dengan adanya pemeriksaan urine ini pegawai RSUD Teluk Kuantan dapat terbebas dari penyalahgunaan narkoba. Sementara itu, Kepala Lapas Teluk Kuantan Mastur, S.H.,M.M. mengutarakan kegiatan pemeriksaan urine ini sejalan dengan instruksi Menkumham agar seluruh insan Lembaga Pemasyarakatan mendukung program rehabilitasi yang sedang dijalankan oleh pemerintah serta mencegah masuk dan beredarnya narkoba di dalam Lapas. 

Dalam sambutannya Kepala BNNK Kuansing Wim Jefrizal, SH mengemukakan dalam Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) di Kabupaten Kuantan Singingi tidak bisa dilakukan sendiri oleh BNNK Kuansing. Butuh dukungan semua stakeholder termasuk pegawai di instansi pemerintah, diharapkan dengan adanya kegiatan ini program P4GN di Kabupaten Kuantan Singingi dapat berjalan selaras antara seluruh instansi baik instansi pemerintah daerah maupun instansi vertikal. 

Kegiatan tes urine yang menyasar intansi pemerintah ini merupakan rangkaian kegiatan mensukseskan program Rehabilitasi 100.000 pecandu dan korban penyalahguna narkoba sekaligus ajang pembinaan pegawai. Karena pegawai yang terindikasi positif narkoba akan dipulihkan dengan cara rehabilitasi. Hasil pemeriksaan urine tersebut akan dibuatkan dalam sebuah laporan yang akan dikirimkan kepada masing-masing instansi.

0 komentar:

Poskan Komentar