Jumat, 13 November 2015

BENTENGI KELUARGA DARI BAHAYA NARKOBA, PERSIT KARTIKA CANDRA KIRANA CABANG 51 KOORCAP REM 031/PD I BUKIT BARISAN GANDENG BNNK KUANSING GELAR PENYULUHAN P4GN

Teluk Kuantan (13/10/2015). Paham akan bahaya narkoba yang dapat mengintai siapapun tanpa pandang bulu, membuat istri-istri TNI yang tergabung dalam Persit Kartika Candra Kirana Cabang 51 Koorcap Rem 031/PD I Bukit Barisan sangat khawatir. Sebagai seorang istri dan ibu tentunya pembekalan tentang bahaya narkoba sangat dibutuhkan agar mereka paham dan mengerti upaya yang harus dilakukan untuk membentengi keluarganya dari bahaya penyalahgunaan narkoba. Untuk itu BNNK Kuansing digandeng memberikan sosialisasi Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) kepada istri TNI tersebut yang dilaksanakan di Kuantan Hilir pada hari kamis tanggal 12 November 2015. 

Dalam sambutan pembukaan oleh Danramil Kapten Jufri S. yang juga dihadiri oleh Ketua Persit Kartika Candra Kirana Cabang 51 Koorcap Rem 031/PD I Bukit Barisan Ny. Edison S. Sinabutar menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada BNNK Kuansing yang telah turut membantu program istri TNI dalam memahami bahaya narkoba, dampak, dan upaya penanggulangannya. Tim Penyuluh BNNK Kuansing dipimpin langsung oleh Kepala BNNK Kuansing Wim Jefrizal, SH. Bersama staf penyuluh. 

Dalam sambutannya kepala BNNK Kuansing menyampaikan bahwa pencegahan penyalahgunaan narkoba dapat dimulai sejak dini, bahkan ketika seseorang masih dalam kandungan. Sebagai seorang istri dan ibu, anggota Persit tentu memiliki peranan asuh yang besar dalam menyelamatkan keluarga dari penyalahgunaan narkoba, karena umumnya anak yang terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba kurang mendapatkan perhatian dan kasih sayang dari orang tua sehingga mereka bergaul dengan teman-teman yang salah dan melampiaskan pada narkoba. Oleh karena itu diharapkan kepada setiap ibu untuk memiliki trik tersendiri dalam menghadapi anaknya dengan penanaman nilai-nilai positif agar tidak megarah kepada pergaulan yang salah, jelasnya. 


Selanjutnya pemahaman bahaya narkoba dari kesehatan disampaikan oleh Rina Astuti, Amd. Kep yang menjelaskan bahwa penyalahgunaan narkoba sangat membahayakan kesehatan penggunanya. Hal ini dikarenakan efek samping narkoba langsung menyerang sistem saraf seseorang yang mengkonsumsi narkoba sehingga mengakibatkan berbagai masalah kesehatan seperti susah berkonsentrasi, perubahan emosi, overdosis, dan juga penyakit Hepatitis dan HIV pada penggunaan narkoba dengan jarum suntik. Untuk membentengi keluarga dari penyalahgunaan narkoba upaya pencegahan dini dapat dilakukan dengan menanamkan nilai-nlai positif kepada keluarga baik itu berupa kemampuan mengatasi maslah, kemampuan bersosialisasi, budaya hidup sehat, harga diri dan percaya diri, dan kepribadian berkarakter serta juga beberapa cara/tips menyampaikan informasi tentang narkoba kepada anak, istri dan suami (keluarga) antara lain orang tua menjadi idola bagi anak sehingga anak menjadi dekat dengan orang tua yang akan memudahkan memberikan informasi yang benar, tepat, dan mudah diterima bagi anak. 

Usai melakukan sosialisi P4GN,dilakukan penandatanganan komitmen bersama dengan Persit Kartika Candra Kirana Cabang 51 Koorcap Rem 031/PD I Bukit Barisanterkait upaya P4GN dalam pembangunan berwawasan anti narkoba. Kedepannya penandatangan komitmen ini diharapakan terbangun Sinergisitas antara Persit Kartika Candra Kirana Cabang 51 Koorcap Rem 031/PD I Bukit Barisan dengan BNNK Kuansing dalam upaya menciptakan lingkungan keluarga yang bebas dari penyalahgunaan narkoba.(gr)

0 komentar:

Poskan Komentar