Selasa, 03 November 2015

Pagelaran Seni Budaya P4GN, BNNK Kuansing Gandeng Pendidikan

Teluk Kuantan. Berbagai upaya telah dilakukan oleh pemerintah untuk mensosialisasikan bahaya penyalahgunaan narkoba di masyarakat. Beragam metode dilakukan dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba seperti penyuluhan, dialog interaktif, Focus Group Discussion (FGD), penyebaran leaflet, hingga pemasangan iklan di berbagai media elektronik pun tidak luput dilakukan oleh BNN. Kali ini, BNN Kabupaten Kuantan Singingi mengadakan Pagelaran Seni Budaya di lingkungan Pendidikan,Senin (2/11/15) bertempat di lapangan SMAN 1 Kuantan Mudik. Pagelaran Seni Budaya tersebut merupakan agenda rutin sebagai upaya Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) oleh BNN Kabupaten Kuantan Singingi Sejak Tahun 2014. 

Lebih dari 300 undangan dari berbagai unsur pendidikan diantaranya Dinas Pendidikan, Kepala UPTD Pendidikan, Pengawas sekolah, para Kepala Sekolah, guru serta siswa-siswi SMA dan SMPturut hadir memeriahkan Pagelaran Seni Budaya tersebut. Tari Persembahan yang dibawakan oleh siswa-siswi SMA N 1 Kuantan Mudik yang dimotori sanggar merawang menjadi pembuka rangkaian acara yang meriah ini. Pementasan seni budaya ini merupakan warna baru yang dikemas sedemikian rupa untuk mensosialisasikan bahaya penyalahgunaan narkoba. Selain itu, bentuk penyampaian pesan tentang Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) ini dianggap lebih kreatif, persuasif dan menarik, sehingga undangan dapat mengikuti kegiatan hingga akhir acara. 

Dalam sambutannya, Kepala Sekolah SMAN 1 Kuantan Mudik mengemukakan Pagelaran Seni Budaya P4GN ini merupakan ajang pengalihan perhatian para siswa-siswi generasi muda dari hal negatif bahaya narkoba menjadi hal positif berupa prestasi. Diharapkan kedepannya para generasi muda kita ini benar-benar terhindar dari bahaya penyalahgunaan narkoba. 

Sementara itu Kepala BNNK Kuansing Wim Jefrizal, S.H, dalam sambutannya bahwa sekarang negara kita Indonesia sedang Darurat Narkoba sebagai mana yang telah digaungkan oleh Presiden RI diawal tahun kemarin. Sehingga bapak Presiden memandang perlu untuk mencanangkan “Gerakan Rehabilitasi 100.000 Pecandu dan Korban Penyalahguna Narkoba”. Kepala juga mengajak para undangan turut berpartisipasi dalam upaya P4GN dengan melaporkan adanya penyalah guna narkoba di lingkungannya ke IPWL atau ke BNNK Kuansing. “Karena penyalah guna narkoba adalah korban, sehingga perlu untuk dipulihkan dengan cara direhabilitasi”, sambungnya.
Pada kesempatan ini Kepala BNNK Kuansing juga memperkenalkan istilah baru yang akan menjadi jargon pemerintah dalam merancang pembangunan dimasa depan, yaitu “BANG WAWAN”atau Pembangunan Berwawasan Anti Narkoba. Hal ini termasuk dalam program nawa cita yang canangkan oleh Presiden Jokowi dalam membangun Indonesia 5 tahun kedepan. 

Kepala Dinas Pendidikan Kab. Kuantan Singingi yang diwakili Kabid Kepengawasan Banjirman, S.Pd, M.M. menyampaikan bahwa narkoba saat ini sudah menjadi permasalahan yang serius, sehingga setiap lapisan wajib memerangi penyalahgunaan narkoba, terutama lembaga pendidikan. “Melalui inovasi-inovasi dalam upaya P4GN, pengetahuan tentang Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba harus dimiliki, sehingga hal-hal yang tidak diinginkan dapat terjadi " ujarnya. 

Sebelum acara puncak, terdapat testimonial yang disampaikan oleh mantan penyalah guna narkoba yang dilanjutkan dengan tanya jawab dari para undangan. Dalam testimoninya, mantan penyalahguna narkoba menceritakan kehidupannya selama mengunakan narkoba yang membuat undangan yang hadir tampak terdiam dan fokus mendengarkan. Beberapa undangan mendapat kesempatan bertanya langsung kepada mantan penyalah guna tersebut.
Puncak acara Pagelaran Seni P4GN ini diisi dengan penampilkan seni tari daerah, musikalisasi puisi, drama, orasi, Flas Mob, Randai serta penampilan Kaset Band yang semuanya bertemakan P4GN. Pagelaran Seni Budaya menjadi suguhan yang ditunggu-tunggu oleh para undangan yang telah hadir sejak pukul 08.00 WIB. Sanggar Merawang dari SMAN 1 Kuantan Mudik mengemas informasi P4GN ke dalam bentuk drama, musikalisasi puisi, orasi anti Narkoba dengan menarik. Antusiasme terlihat ketika undangan menyaksikan pagelaran seni budaya hingga akhir acara. 

Ketua panitia penyelenggara Syawal Diyus,S.Si. mengungkapkan rasa puasnya atas kesuksesan dan keberhasilan acara ini. Dia berharap bahwa pesan tentang Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) yang telah dikemas dalam bentuk kegiatan pentas seni ini dapat diingat, dilakukan, dan disampaikan kepada teman, keluarga dan juga lingkungan sekitarnya. ( Humas BNNK Kuansing). 


0 komentar:

Posting Komentar