Senin, 22 Februari 2016

DIRIKAN KLINIK PRATAMA, BNNK KUANTAN SINGINGI SIAP MEMBERIKAN PELAYANAN REHABILITASI BAGI PECANDU NARKOBA

TELUK KUANTAN. Tahun 2016 ini, BNNK Kuantan Singingi semakin menunjukkan kesiapannya untuk merehabilitasi korban penyalahguna narkoba. Hal ini dibuktikan dengan didirikannya Klinik Pratama, yang berfungsi sebagai sarana rehabilitasi terutama di wilayah Kabupaten Kuantan Singingi. Setelah mendapatkan izin operasional klinik ini, BNNK Kuantan Singingi mengadakan acara tasyakuran dan doa bersama pada hari Jum’at (29/01/2016) lalu.

Dalam sambutannya, Wim Jefrizal, SH selaku kepala BNNK Kuantan Singingi melalui Seksi Rehabilitasi Gusti Rahmad, SKM menyampaikan tentang program rehabilitasi bagi korban penyalahguna narkoba. Pada kesempatan yang sama, beliau juga menjelaskan bahwa pada tahun sebelumnya, BNNK Kuantan Singingi telah berhasil melaksanakan program rehabilitasi penyalahguna yang terdiri dari 12 orang rawat jalan dan 1 orang rawat inap yang melaporkan diri ke BNNK Kuantan Singingi. Untuk melanjutkan program rehabilitasi tahun ini, BNNK Kuantan Singingi merehabilitasi penyalahguna narkoba yang melaporkan diri secara sukarela atau penyerahan langsung oleh pihak keluarga ke Klinik Pratama BNNK Kuantan Singingi.

Selanjutnya korban penyalahguna narkoba harus menjalani proses assesment yang bertujuan untuk menentukan apakah akan mendapatkan rawat inap atau rawat jalan. Bagi yang terindikasi menggunakan narkoba, akan diarahkan untuk rawat jalan. Selama dilakukan rawat jalan, pihak BNNK Kuantan Singingi akan melakukan tes kesehatan dan tes urine secara mendadak. Jika masih terindikasi menggunakan narkoba, maka akan dipertimbangkan untuk menjalani rawat inap.

Saat ini, Klinik Pratama hanya dapat memberikan fasilitas rawat jalan kepada para penyalahguna narkoba yang nantinya akan dibantu oleh tim assessment yang terdiri dari dokter, psikolog, perawat, dan tenaga kesehatan lainnya sehingga hasil rehabilitasi yang diharapkan akan lebih maksimal. Untuk pelaksanaan fasilitas rawat inap, korban penyalahguna narkoba akan di rujuk ke Balai Rehabilitasi BNN didampingi oleh tim assessment.

Dengan adanya Klinik Pratama ini diharapkan BNNK Kuantan Singingi mampu memberikan pelayanan rehabilitasi yang lebih optimal kepada pecandu dan korban penyalahguna narkoba. Bagi warga masyarakat daerah Kabupaten Kuantan Singingi yang mengetahui ataupun menemukan adanya indikasi pecandu dan korban penyalahguna narkoba dapat melaporkan diri ke kantor BNNK Kuantan Singingi agar mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Menurut pasal 128 ayat (1) UU Nomor 35 Tahun 2009 menerangkan bahwa adanya kewajiban untuk melaporkan pecandu dan korban penyalahguna narkoba ke Institusi Penerima Wajib Lapor yang dalam hal ini adalah BNNK Kuantan Singingi. Didalam pasal ini menekankan kepada para orang tua atau wali dari pecandu yang belum cukup umur, yang sengaja tidak melapor akan mendapatkan sanksi pidana kurungan paling lama 6 (enam) bulan atau pidana denda sebanyak Rp 1.000.000,00 (satu juta rupiah). Untuk informasi lebih lanjut dapat ke alamat resmi BNNK Kuantan Singingi Jl. Proklamasi No. 116 Sungai Jering-Teluk Kuantan, atau melalui Call Center (0760) 2523814 dan Fax (0760) 2523815 atau dapat menghubungi langsung Hotline Seksi Rehabilitasi BNNK Kuantan Singingi di nomor 085263317501.(Humas BNNK/AM)

0 komentar:

Posting Komentar