Sabtu, 25 Juni 2016

HARI ANTI NARKOTIKA INTERNASIONAL (HANI) 2016

TELUK KUANTAN. Penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika menjadi isu yang strategis bagi masyarakat dunia. Kejahatan narkotika merupakan kejahatan serius, terorganisir, dan bersifat lintas negara yang dapat menimpa seluruh lapisan masyarakat sehingga menimbulkan kerugian sangat besar, terutama dari segi kesehatan, sosial-ekonomi, dan keamanan. Fatalnya, kejahatan ini dapat menyebabkan hilangnya generasi bangsa (lost generation), cikal bakal penerus pembangunan.

Masyarakat dunia tak hentinya melakukan berbagai upaya untuk mencegah penyalahgunaan dan memberantas peredaran gelap narkotika. Kebijakan dan program guna membersihkan dunia dari candu narkotika juga telah disepakati bersama dalam forum pertemuan yang digagas oleh UNODC (United Nations Office on Drugs Crime). Namun ancaman Narkotika tak dapat sepenuhnya teratasi, bahkan kian menjadi pelik bagi negara-negara di dunia.

Sebagai wujud keprihatinan sekaligus kepedulian terhadap ancaman narkotika tersebut, tanggal 26 Juni ditetapkan sebagai Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) atau The International Day Against Drug Abuse and Illicit Trafficking. Hari ini diperingati sebagai kesepakatan bagi negara-negara anggota untuk mewujudkan masyarakat dunia yang bebas dari penyalahgunaan narkotika.

Indonesia memaknai HANI sebagai momentum untuk kembali mengingatkan masyarakat bahwa narkotika masih menjadi momok yang menakutkan bagi bangsa ini. Jumlah korban yang terus bertambah dan sindikat yang kian cerdik mencari cara memasok narkotika mengharuskan kita untuk selalu WASPADA dan dengan gigih MENOLAK narkotika beredar di ranah ibu pertiwi.

Badan Narkotika Nasional (BNN) sebagai leading sector dalam penanganan permasalahan narkotika di Indonesia telah melakukan berbagai upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat.

Khususnya pada jelang HANI 2016, BNNK Kuantan Singingi menggandeng elemen masyarakat melaksanakan serangkaian kegiatan kampanye “STOPnarkoba!” serta Komunikasi Informasi dan Edukasi (KIE) di bidang P4GN pada berbagai acara sosial yang bersentuhan dengan masyarakat.

Sedangkan pada puncak acara HANI, UNODC menggagas acara Peringatan HANI dengan tema “Listen First : Listening to Children and Youth is The First Step To Help Them Grow Healthy and Safe” – “Dengarkan Dahulu : Mendengarkan Suara Hati Anak-Anak dan Generasi Muda Merupakan Langkah Awal untuk Membantu Mereka Tumbuh Sehat dan Aman dari Penyalahgunaan Narkoba”.

Tema tersebut menunjukkan bahwa startegi yang terbaik adalah pencegahan dengan sasaran prioritas anak-anak dan pemuda.

Puncak acara Peringatan HANI 2016 akan dilaksanakan di Pelangi Water Park, Jl. Proklamasi, Sei. Jering, Teluk Kuantan pada Minggu (26/6). Dalam acara tersebut, direncanakan Bupati Kuantan Singingi Drs. Mursini, M.Si akan hadir dan akan menggunting pita pelepasan balon udara sebagai simbol dimulainya kampanye “stop narkob” secara masif di Kabupaten Kuantan Singingi..#STOPnarkoba

0 komentar:

Posting Komentar