Selasa, 20 September 2016

BNNK KUANSING GELAR WORKSHOP PENGEMBANGAN KAPASITAS DI LINGKUNGAN MASYARAKAT

 
TELUK KUANTAN. Untuk mengembangkan kemampuan dan pemahaman masyarakat tentang bahaya narkoba, BNNK Kuansing kembali menggelar kegiatan Workshop Pengembangan Kapasitas. Kali ini yang menjadi sasaran adalah 20 (dua puluh) orang yang merupakan unsur masyarakat yang terdiri dari Kepala Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dan Ketua Pemuda Desa. Bertempat di aula kantor Camat Kuantan Tengah, pada Selasa (20/09/2016).

Kegiatan workshop kali ini dipandu oleh moderator Syawal Diyus, S.Si yang merupakan Kasubbag Umum BNNK Kuansing. Sedangkan yang bertindak selaku narasumber pertama dalam kegiatan ini adalah Kepala BNNK Kuansing Wim Jefrizal, S.H. Dalam pemaparannya, Narasumber menjelaskan pentingnya keberadaan penggiat anti narkoba di lingkungan masyarakat karena semua stakeholder harus bersinergi memerangi peredaran gelap narkoba. Narasumber juga memaparkan pemahaman Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika terutama tentang pasal 127 dan 128 serta penjelasan tentang politik hukum negara dalam menghadapi permasalahan narkoba.

Bertindak sebagai narasumber kedua adalah dr. Eka Yenny Inuman yang juga merupakan Penanggungjawab Klinik Pratama BNNK Kuansing. Dalam pemaparannya, narasumber memaparkan bahwa seluruh peserta merupakan “agent of change” atau agen perubahan sebagai orang yang aktif berperan dalam Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN). Sebagai agent of change harus memahami dampak kerusakan yang ditimbulkan oleh penyalahgunaan narkoba mulai dari kerusakan kesehatan, kerusakan moral, kerusakan tatanan sosial, kerusakan masa depan serta menimbulkan kriminalitas. 
 

Narasumber dr. Eka juga menjelaskan secara rinci pengertian narkoba, jenis-jenis narkoba, klasifikasi narkotika menurut golongan, sifat-sifat narkoba serta dampak yang ditimbulkan dari pemakaian narkotika. Diakhir pemaparan. narasumber menjelaskan proses rehabilitasi yang dilakukan di Klinik Pratama BNNK Kuansing. Kegiatan workshop ini merupakan rangkaian kegiatan Pemberdayaan Penggiat Anti Narkoba di Lingkungan Masyarakat yang ditaja oleh BNNK Kuansing sebagai tindak lanjut dari kegiatan rapat kerja pemetaan kawasan rawan yang telah dilaksanakan sebelumnya. Dengan adanya kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan dan kemauan para peserta dalam upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN). BNNK Kuansing berharap dapat menghasilkan penggiat anti narkoba yang handal yang dapat membantu tugas BNNK Kuansing dalam memberantas peredaran dan penyalahgunaan narkoba. (Humas)

0 komentar:

Poskan Komentar