Kamis, 15 September 2016

SETELAH RAKER PEMETAAN DI LINGKUNGAN PENDIDIKAN, BNNK KUANSING LANJUT KE LINGKUNGAN MASYARAKAT


TELUK KUANTAN. Setelah sukses menggelar kegiatan rapat kerja pemetaan daerah rawan narkoba di lingkungan pendidikan, BNNK Kuantan Singingi kembali menggelar agenda serupa. Kali ini yang menjadi sasaran adalah lingkungan masyarakat di wilayah Kabupaten Kuantan Singingi. Bertempat di aula Kantor Camat Kuantan Tengah, pada Kamis (15/09/2016), BNNK Kuansing mengundang 20 (dua puluh) orang yang terdiri dari kepala desa dan ketua BPD mewakili 10 desa untuk menjadi peserta kegiatan.

Bertindak selaku narasumber dalam kegiatan ini adalah Kepala BNNK Kuansing Wim Jefrizal, S.H. Dalam pemaparannya, narasumber menjelaskan tentang maksud dan tujuan diadakan Rapat Kerja Pemetaan Kawasan Rawan di Kelompok Masyarakat. Narasumber juga menjelaskan pemahaman Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika serta program rehabilitasi yang dijalankan oleh BNNK Kuansing. Kepala BNNK menekankan pentingnya peran serta masyarakat dalam menekan naiknya prevalensi penyalahgunaan narkoba di Kabupaten Kuantan Singingi.

Sementara itu, narasumber kedua Kepala Kejaksaan Negeri Kuantan Singingi yang diwakili Kasubbag Bin Siti Hadijah S. Tarigan memaparkan pemetaan wilayah rawan narkoba berdasarkan kasus-kasus penyalahgunaan narkotika di wilayah hukum Kejaksaaan Negeri Kuantan Singingi dari tahun 2015 sampai sekarang. Narasumber juga menjelaskan pasal 111 sampai dengan pasal 130 Undang-undang 35 tahun 2009 tentang narkotika. 
Peserta kegiatan sangat antusias dalam mengikuti kegiatan ini, dengan adanya Rapat Kerja mereka dapat memahami dan mengerti kerawanan narkoba yang harus dihadapi oleh masyarakat. Dengan adanya kegiatan ini diharapkan lingkungan masyarakat di Kabupaten Kuantan Singingi dapat mengantisipasi peredaran narkoba diwilayah mereka secara lebih dini.(Humas)

0 komentar:

Poskan Komentar