Rabu, 05 Oktober 2016

BNNK KUANSING TAJA KEGIATAN TRAINING of TRAINER (TOT) PENGGIAT ANTI NARKOBA DI LINGKUNGAN MASYARAKAT

TELUK KUANTAN. Sukses pelaksanaan kegiatan Workshop Pengembangan Kapasitas Pemberdayaan Penggiat Anti Narkoba di Lingkungan Masyarakat beberapa waktu yang lalu. BNNK Kuantan Singingi mantapkan Penggiat Anti Narkoba di Lingkungan Masyarakat dengan kegiatan Pengembangan Kapasitas Training of Trainer (TOT) yang dilaksanakan pada hari Rabu s/d kamis (28-29/09/2016) yang bertempat di Kuantan Hotel Teluk Kuantan. Hadir sebanyak 20 orang peserta terdiri dari 10 orang Ketua BPD dan 10 orang Ketua Pemuda dari 10 Desa yang di pilih secara acak oleh BNNK Kuantan Singingi khususnya seksi Pencegahan dan pemberdayaan masyarakat.

Kegiatan Pengembangan Kapasitas Training of Trainer (TOT) ini menghadirkan 7 orang narasumber. Pada hari pertama yaitu H.M Refendi Zukman, S.Sos, M.Si Kabag Pemerintahan Umum Setda Kab. Kuantan Singingi dengan Materi “Kebijakan Pemerintahan Daerah dalam Memfasilitasi Pembentukan Penggiat Anti Narkoba di Lingkungan Masyarakat Terkait P4GN”, Wim Jefrizal, S.H Kepala BNNK Kuantan singing dengan materi “Pemahaman Training of Trainer (TOT)” , Agus Iswanto, S.STP Kasubbid Pengembangan Kelembagaan Desa dan Kelurahan BPMPKB dengan materi “Memaksimalkan Fungsi Kelembagaan Desa dan Kelurahan dalam Mendorong Terbentuknyan Penggiat Anti Narkoba di Lingkungan Masyarakat”, Shanti Evi Dimeti, S.H Kabid Ketentraman dan Ketertiban Umum Satpol PP Kab. Kuantan Singangi dengan materi “Peran dan Kebijakan Satpol PP dalam Penanganan PEKAT terkait P4GN di Wilayah Kabupaten Kuantan Singingi”.

Sedangkan narasumber hari kedua yaitu H. Masrul Hakim, M.Pd I Kasi Pendidikan agama dan Keagamaan Kemenag Kab. Kuantan Singingi dengan materi “Pembentukan Karakter Keagamaan Penggiat Anti Narkoba di Lingkungan Masyarakat terkait P4GN”, Herman Susilo, S.Sos, M.Si Staff Bagian Pemerintahan Umum Setda Kab. Kuantan Singingi lanjutan materi “Kebijakan Pemerintah dalam Memfasilitasi Pembentukan Penggiat Narkoba di Lingkungan Masyarakat”, Rina Astuti, Amd.Kep Kasi Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat BNNK Kuantan Singingi dengan materi “ Rehabilitasi Pecandu Narkoba”.

Kegiatan Pengembangan Kapasitas Training of Trainer (TOT) ini dikemas dengan sangat baik dengan menampilkan materi-materi dan game-game yang menarik oleh para narasumber. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan dan memantapkan pemahaman peran dan fungsi para Penggiat Anti Narkoba di Lingkungan Masyarakat terhadap program-program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN). Pada sesi dialog interaktif para peserta sangat antusias mengajukan pertanyaan maupun saran kepada para narasumber. Kami berharap kepada seluruh stake holder terkait secara bersama-sama bersatu padu mencegah dan memberantas penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba, baik itu TNI, POLRI, BNN, Kejaksaan, Pemerintah Daerah maupun seluruh lapisan masyarakat. Karena pada saat ini hampir di seluruh desa sudah terindikasi penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba, bahkan ada yang secara terang-terangan menggunakan narkoba tersebut, “ujar salah satu peserta dalam penyampaian pesan dan kesannya di akhir kegiatan.

Badan Narkotika Nasional Kabupaten Kuantan Singingi berharap kepada seluruh Penggiat Anti Narkoba khususnya di Lingkungan Masyarakat, dengan rangkaian kegiatan yang dikuti dapat menambah wawasan dan dapat di aplikasikan dimasing-masing wilayah kerjanya. Apabila kita semua saling bekerjasama memberantas penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba sehingga tidak ada kata tidak mungkin wilayah kita menjadi lingkungan Masyarakat bebas narkoba. (Humas)

0 komentar:

Posting Komentar