Kamis, 05 April 2018

BNNK KUANSING BERI PENYULUHAN TENTANG BAHAYA NARKOBA KEPADA PERSIT KARTIKA CANDRA KIRANA SE-KUANSING

TELUK KUANTAN - Masyarakat luas yang terdiri dari berbagai elemen dan kelompok jelas menjadi pasar potensial yang disasar sindikat narkoba. Berbagai kemungkinan yang ada didalam masyarakat kita dapat digunakan oleh sindikat narkoba untuk memasarkan barang haramnya. Untuk mengantisipasi hal tersebut, BNNK Kuansing terus berupaya memberi edukasi dan pemahaman bahaya narkoba kepada masyarakat. Kali ini BNNK Kuansing memberi penyuluhan kepada 40 (empat puluh) orang peserta dari Persit Kartika Candra Kirana se-kabupaten Kuantan Singingi pada hari Kamis, 05 April 2018.

Kasi Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat (P2M) BNNK Kuansing Rina Astuti, A.Md. Kep. bertindak sebagai narasumber pertama dalam kegiatan ini. Narasumber memaparkan tentang peran keluarga sebagai benteng utama pencegahan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba. Narasumber juga menjelaskan tentang narkoba, jenis, sifat, efek, dan dampak negatif penyalahgunaannya. Diakhir paparan, Kasi P2M mengajak seluruh peserta untuk dapat melaporkan pecandu/korban penyalahguna kepada BNNK agar dapat dilakukan Proses Rehabilitasi.

Tampil sebagai narasumber kedua, Yenny Rahayuningdyah SY, SH.  yang memaparkan data serta informasi permasalahan narkoba di kabupaten Kuantan Singingi serta aspek hukum terkait P4GN. Narasumber juga menjelaskan penanganan kasus narkoba sesuai dengan Undang-undang 35 tahun 2009. 

Kegiatan ini dikemas dengan menarik dengan pemberian bahan kontak berupa baju dan topi “stop narkoba” kepada 10 (sepuluh) peserta yang dapat menjawab pertanyaan dari narasumber. Akhir sesi diisi dengan dialog antar aktif bersama peserta kemudian pengisian kuisioner pengukuran tingkat pemahaman kegiatan Diseminasi P4GN oleh seluruh peserta kegiatan.Dengan masifnya penyebarluasan informasi P4GN kepada masyarakat, diharapkan semakin banyak masyarakat yang memahami dan mengerti bahaya penyalahgunaan narkotika. (HUMAS)



0 komentar:

Posting Komentar