Jumat, 13 Juli 2018

BNNK KUANSING PERINGATI PUNCAKHARI ANTI NARKOTIKA INTERNASIONAL TAHUN 2018



TELUK KUANTAN. Badan Narkotika Nasional Kabupaten Kuantan Singingi melaksanakan kegiatan puncak Peringatan Hari Anti Narkotika Internasional 2018 bertempat di lapangan SMK Negeri 2 Teluk Kuantan, Kamis (12/7/2018).

Sejumlah undangan menghadiri acara ini diantaranya Bupati Kuantan Singingi yang diwakili oleh Asisten I Setda Kuansing, Kepala Kejaksaan Negeri, Kapolres yang diwakili Kasat Narkoba, Dandim Inhu–Kuansing yang diwakili oleh Kasdim, Kepala Lapas Teluk Kuantan, Koramil Kuantan Tengah, Kapolsek Kuantan Tengah, perwakilan Kakanmenag dan undangan lainnya. Acara diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, Mars BNN dan juga pembacaan Doa. 

Dalam sambutannya Kepala BNNK Kuansing Wim Jefrizal, SH menyampaikan kepada semua pihak agar senantiasa menjaga diri dari penyalahgunaan narkoba dan diperlukan sinergisitas antar lembaga serta perlu kekuatan semua komponen untuk dapat mewujudkan masyarakat Kuantan Singingi yang bersih dari penyalahgunaan narkotika. Disamping itu Kepala juga menyampaikan capaian yang telah dilakukan oleh BNNK Kuansing sejak tahun 2014 – 2017 dalam Program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) di Kabupaten Kuantan Singingi baik itu dari sektor pencegahan, pemberdayaan masyarakat, rehabilitasi dan pemberantasan. Selain itu Kepala juga memaparkan angka prevalensi penyalahguna narkoba secara nasional pada tahun 2017 sebesar 1,77% atau sejumlah 3.376.115 orang dari total penduduk indonesia dan terdapat 12.000 orang meninggal sia – sia setiap tahunnya akibat penyalahgunaan narkoba sedangkan angka prevalensi penyalahguna narkoba di Provinsi Riau yakni sebesar 1,87% atau sekitar 91.415 ORANG dari jumlah penduduk Riau 4.893.700 orang. Data tersebut bersumber dari hasil Survei Nasional Penyalahgunaan Narkoba di 34 Provinsi tahun 2017 yang dilakukan oleh BNN RI bekerjasama dengan Universitas Indonesia. Kepala BNNK Kuansing juga mendorong Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi agar aktif berperan dalam memerangi penyalahgunaan narkoba di Kabupaten Kuantan Singingi. Diakhir sambutan, Kepala BNNK Kuansing menyampaikan ucapan terima kasih kepada Bupati Kuantan Singingi, Kapolres, Dandim, Kejari, dan Kepala LP atas dukungannya dalam memerangi penyalahgunaan narkoba di Kabupaten Kuantan Singingi.

  
Asisten I Muhjelan, MH yang mewakili Bupati Kuantan Singingi dalam sambutannya juga mengucapkan terima kasih kepada BNNK Kuansing yang telah melakukan berbagai capaian dalam Program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika di wilayah Kuantan Singingi. Diakuinya bahwa tidak ada wilayah di Kabupaten Kuantan Singingi yang bersih dari penyalahgunaan narkoba, begitu juga pengguna narkoba yang tidak memandang latar belakang profesi sehingga siapapun bisa menjadi korban penyalahgunaan narkoba. Bentuk dukungan Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi adalah salah satunya akan mempercepat proses sertifikasi tanah yang akan didirikan gedung kantor BNNK, selain itu Pemerintah Daerah juga akan mendorong proses percepatan penerbitan Peraturan Daerah mengenai P4GN. Pada kesempatan ini, Bupati juga membacakan Sambutan Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan dalam rangka Hari Anti Narkotika Internasional tahun 2018.

Acara puncak HANI ini juga diisi dengan Tausyiah yang disampaikan oleh Ustad Dr. KH. Hamdani Purba, Lc yang berceramah tentang pentingnya peran Ulama dan Umarah dalam memberantas kejahatan terutama kejahatan Narkotika. Narasumber kedua adalah salah seorang Konselor Adiksi yang sebelumnya merupakan pengguna narkoba yang telah pulih yang menceritakan kepada hadirin betapa dahsyatnya pengaruh buruk narkoba terhadap kehidupannya dan memberikan beberapa upaya agar semua orang bisa terhindar dari kejahatan narkotika. Selain materi yang disampaikan oleh dua orang narasumber tersebut, acara juga diisi dengan berbagai pertunjukan seni yang ditampilkan oleh para pelajar, lomba fashion bagi anak-anak usia dini, serta juga pelepasan balon ke udara.

Tema Hari Anti Narkotika Internasional pada tahun 2018 secara Internasional yakni “Listen First – Listening To Children And Youth Is The First Step To Help Them Grow Healthy And Safe”, sedangkan tema nasional adalah “Menyatukan dan Menggerakkan Seluruh Kekuatan Bangsa dalam Perang Melawan Narkoba untuk Mewujudkan Masyarakat Indonesia yang Sehat Tanpa Narkoba”.(HUMAS)

0 komentar:

Posting Komentar