Minggu, 19 Agustus 2018

KWARCAB GERAKAN PRAMUKA KUANTAN SINGINGI TEKEN MOU DENGAN BNNK KUANSING

TELUK KUANTAN. Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kuantan Singingi melakukan kerja sama dengan Badan Narkotika Nasional Kabupaten Kuantan Singingi(BNNK Kuansing)di bidang Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN). Nota kesepahaman (MoU) itu ditandatangani oleh Ketua Kwarcab H. Hardi Yakub, SP. M.Si dan Kepala BNNK Wim Jefrizal, SH di Lapangan SMP Negeri 5 Teluk Kuantan pada Minggu (19/8/2018) serta disaksikan langsung oleh Bupati Kuantan Singingi Drs. H. Mursini, M.Si. Penandatanganan MoU ini dilaksanakan disela-sela Apel Besar Hari Pramuka ke – 57.
Kerja sama ini merupakan tindak lanjut dari MoU yang telah dilakukan antara BNN RI dan Kwarnas Gerakan Pramuka beberapa bulan lalu di Jakarta. Tujuannya mewujudkan masyarakat Indonesia yang bersih dari penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika dan prekursor narkotika.

 “Tujuannya tentu mewujudkan masyarakat Indonesia khususnya Kabupaten Kuantan Singingi bersih dari penyalahgunaan narkoba dengan melibatkan Gerakan Pramuka sebagai motor penggeraknya di bidang pencegahan. Sekaligus untuk membangun kesadaran masyarakat tentang bahaya narkoba,” ujar Kepala BNNK Kuansing.

Bentuk kerja sama ini adalah membentuk relawan anti narkoba dari anak-anak Pramuka. “Relawan ini adalah orang yang menyediakan waktunya untuk bekerja sukarela dalam penyebarluasan Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) tentang bahaya narkoba kepada masyarakat secara luas,” terangnya.


Sebelum menjadi relawan, Pramuka kata dia, harus dibekali dulu pemahaman atau pengetahuan tentang narkotika baik peredaran, jenis, dan juga dampaknya. Setelah memahami, Pramuka bisa melindungi diri sendiri dan lebih luas lagi melindungi masyarakat dari bahaya narkoba.

Saya ingin semua kekuatan dikerahkan hadapi penyalahgunaan narkoba. Karena bahaya narkoba ini lebih sadis dari korupsi dan terorisme,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Kwarcab Hardi Yakub menyambut baik kerja sama ini. Banyak generasi muda mati sia-sia karena narkoba. Pramuka sangat prihatin melihat fenomena ini menimpa generasi muda Indonesia.Gerakan Pramuka, menurutnya, punya modal besar untuk membantu pemerintah dalam upaya pemberantasan narkoba.Jadi kerja sama ini sangat tepat, Pramuka bisa mengambil peran untuk ikut melakukan pencegahan narkoba di masyarakat bersama BNN,” ujarnya.

Generasi muda harus diberi ruang dan kesempatan yang luas mengikuti kegiatan-kegiatan yang positif agar mereka bisa dijauhkan dari pengaruh negatif peredaran dan penyalahgunaan narkoba. Salah satu upaya dengan kegiatan Praja Muda Karana (Pramuka) generasi muda bisa mengembangkan diri, menggali bakat dan potensi serta keterampilan yang berguna bagi masa depan mereka. Selain wadah menempa diri, melalui kegiatan pramuka kita bisa menghindarkan para remaja dari pengaruh narkoba.


Saat ini, masih banyaknya anak-anak hingga remaja sampai orang dewasa yang terlibat dalam penyalahgunaan narkoba, maka perlu peran serta orang tua, pelatih, pembina, serta pengurus kwartir pramuka agar dapat sama-sama mengawasi jangan sampai anggota pramuka terlibat narkoba.

Diharapkan gerakan pramuka dapat menjadi pelopor pencegahan dan pemberantasan penyalagunaan dan peredaran gelap narkotika, sehingga tercipta generasi muda yang mampu menciptakan lingkungan bersih dari penyalahgunaan narkoba.(HUMAS)

0 komentar:

Posting Komentar